Perhatikan 7 Tanda-Tanda Perokok

Anda Perokok? Hati – Hati Dengan 7 Gejala Berikut!

  mungkin tidak menghiraukan ancaman merokok lantaran merasa tidak melihat  tanda Perhatikan 7 Gejala Perokok

Para perokok mungkin tidak menghiraukan ancaman merokok lantaran merasa tidak melihat tanda-tanda bahwa asap rokok tersebut telah menimbulkan gangguan kesehatan. Gambar-gambar menakutkan mengenai paru-paru yang menghitam atau “bolong” pada bungkus rokok bahkan tidak memengaruhi keputusan mereka untuk merokok. Dengan pongahnya mereka bilang, “Ah, pada kesannya semua orang juga akan mati.”

Anda yang merokok mungkin juga tidak menyadari apa bahu-membahu risiko merokok dalam jangka pendek. Padahal, ketika Anda merasa masih bugar meskipun sudah bertahun-tahun merokok, bahu-membahu badan Anda telah menampakkan gejala-gejala yang ditimbulkan oleh asap rokok ini. Tidak percaya? Tujuh hal di bawah ini ialah beberapa di antaranya:

1. Kulit kusam. Apabila Anda berhenti merokok, Anda akan memerhatikan salah satu perubahan positif pertama: kulit Anda akan terlihat lebih hidup dan lebih cerah. Para perawat menyampaikan bahwa mereka bisa membedakan perokok dan bukan perokok hanya dari kulitnya.

2. Batuk. Ketika Anda berjalan terlalu cepat, pergi keluar ketika cuaca sedang kurang baik, atau menghirup uap dari shower air panas, mendadak Anda akan merasa menyerupai penderita TB. Itulah yang terjadi ketika paru-paru Anda bereaksi terhadap iritasi yang berlebihan.

3. Indera penciuman dan perasa yang menurun. Perokok cenderung menjadi gemuk sesudah berhenti merokok? Ternyata ini bukan sekadar mitos. Penyebabnya ialah lantaran semua masakan mendadak jadi terasa enak lantaran Anda merasa lebih bisa mengecap rasanya.

4. Jam tidur berantakan. Menurut National Sleep Foundation (www.sleepfoundation.org), perokok lebih sering mengalami problem tidur daripada non-perokok. Nikotin ialah stimulannya yang akan mengacaukan contoh tidur Anda yang normal. Merokok sebelum tidur menciptakan Anda makin sulit tertidur. Ketika perokok tidur, mereka mengalami tanda-tanda yang ditimbulkan oleh nikotin, yang juga mengakibatkan problem tidur. Selain itu, nikotin juga bisa mengakibatkan mimpi buruk, sulit berdiri pagi, dan mengantuk pada siang hari.

5. Gampang kena flu. Sampai kini para peneliti tidak bisa menjelaskan mengapa perokok mempunyai respons yang berlebihan terhadap jerawat virus. Namun, dari banyak sekali penelitian terlihat bahwa perokok lebih cenderung mengalami janjkematian ketika terjadi epidemi influenza, dan lebih gampang terkena chronic obstructive pulmonary disease (COPD, penyakit paru-paru obstruktif kronis). Kekacauan sel kekebalan diperkirakan sebagai penyebab perokok lebih gampang masuk angin, flu, dan pneumonia ketimbang non-perokok.

6. Masalah perkawinan. Studi pada tahun 1990-an yang dilakukan oleh Eric Doherty dan William J Doherty dari University of Minnesota menemukan bahwa risiko perokok untuk bercerai meningkat 53 persen. Usia, ras, pendidikan, penghasilan, dan jender tidak memengaruhi fenomena ini. Jika perokok muda cenderung memasuki masa remaja dengan lebih banyak problem psikologis ketimbang non-perokok, perokok remaja terlihat mempunyai tingkat depresi dan kegelisahan yang lebih tinggi. Mereka yang merokok mempunyai karakteristik dan pengalaman hidup yang bisa mengakibatkan problem dalam hubungan.

7. Lesi prakanker. Dalam lisan perokok akan tumbuh bercak bersisik warna putih yang sakit, yang bisa menimbulkan kanker mulut.

Berhenti merokok memang tidak menyenangkan, tetapi mati akhir kanker paru-paru, atau melihat putra-putri Anda terisak-isak di sisi daerah tidur Anda di rumah sakit tentu lebih menyedihkan.

Sumber: Shine, Editor: Dini, kompas.com

Linked Post:
Bahaya Merokok | Asap Tembakau Sebabkan Kerusakan Dini Paru-paru | 8 Kebiasaan Yang memperburuk Kesehatan

0 Response to "Perhatikan 7 Tanda-Tanda Perokok"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel