Penyakit Difteri
Penyakit Difteri
Difteri yakni penyakit akhir terserang kuman yang bersumber dari Corynebacterium diphtheriae. Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa kemudian telah mengakibatkan ribuan kematian, dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang. Orang yang selamat dari penyakit ini menderita kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Anak-anak yang berumur satu hingga sepuluh tahun sangat peka terhadap penyakit ini.
Penularan
Kuman difteri disebarkan oleh menghirup cairan dari lisan atau hidung orang yang terinfeksi, dari jari-jari atau handuk yang terkontaminasi, dan dari susu yang tercemar penderita.
Simptom
Gejala yang muncul ialah sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari lisan dan hidung, dan sangat lemah. Kelenjar getah bening di leher membesar dan terasa sakit. Lapisan(membran) tebal terbentuk menutupi belakang kerongkongan atau jikalau dibuangkan menutup jalan masuk pernapasan dan mengakibatkan kekurangan oksigen dalam darah.
Perawatan dan pencegahan
Perawatan bagi penyakit ini termasuk antitoksin difteri, yang melemahkan toksin dan antibiotik. Eritromisin dan penisilin membantu menghilangkan kuman dan menghentikan pengeluaran toksin. Membuat lubang pada pipa jalan masuk pernapasan atas (tracheotomy) mungkin perlu untuk menyelamatkan nyawa. Umumnya difteri sanggup dicegah melalui vaksinasi. Bayi, kanak-kanak, remaja, dan orang remaja yang tidak memiliki cukup pelalian memerlukan suntikan booster setiap 10 tahun.
Sumber: Wikipedia Indonesia
Linked Post:
Waspada Komplikasi Difteri | Radang Tenggorokan |
0 Response to "Penyakit Difteri"
Post a Comment